Rabu, 06 November 2013

Novel Sederhanaku

Istana Kecil di Hidupku
Pagi itu terasa sangat dingin, aku masih terdiam dalam hangatnya selimut yang aku pakai. Waktu sudah menunjukkan jam 06.30 suara burung – burung sangat ramai seakan mereka saling sahut satu sama lainnnya.
Sobat perkenalkan namaku I Made Maha Primananda Budi terlalu panjang ya buat kalian panggil ? heheh iyaa biar simple panggil aja aku dengan sebutan “nanda” oke ?!!
 Tok tok tok suara ketukan pintu yang berasal dari luar kamarku terdengar suara mama yang sedang membangunkan ku.
 ”sayang... hayo bangun sudah pagi, ini kan hari pertama kamu sekolah di sekolah baru mu , hayoo lah sayang bersemangat untuk hari pertama mu di sekolah favorit itu?!!”, itu kata – kata mama yang ia ucapkan sambil mengetuk ngetuk pintu ku.
Aku pun melantun seakan aku sangat malas untuk bangun hari itu tapi mama terus saja memaksa ku untuk bangun halhasil aku pun terbangun dengan terpaksa denga sautan kemama,
 “iaiaia mama aku bangun, bawel banget sih!!”, dengan nadaku sedikit judes.
 Lalu aku bergegas untuk bersiap – siap karena ini hari pertama ku sekolah di sekolah baruku, dimana aku baru saja tamat dari bangku SMP dan sekarang aku melanjutkannya di bangku SMA. Tak terasa waktu sangat cepat berlalu yang aku ingat dulu aku baru saja menginjak bangku SMP dan sekarang aku sudah beranjak dewasa dimana aku sudah siap untuk belajar lebih lanjut di bangku anak SMA. Sangat merasa bangga dalam diri karena aku sekarang sudah dewasa gak seperti dulu masi yang sering dibilang bocah ingusan sama kakakku. 
Banyak sekali perubahan yang aku alami  dalam fase ini  seperti perubahanfisikku yaitu dimana dulu aku yang sangat polos, cupu dan culun sekarang aku sudah bisa sedikit bergaya ala anak anak SMA walaupun tidak seutuhnya aku bisa merubah diri menjadi 100% seperti anak SMA. Ada juga perubahan dari sifat ku dimana dulu yang sangat dimanjakan oleh mama tapi sekarang sudah sedikit menghilangkan kemanjaanku dan mulai mandiri dikit demi sedikit walau sewaktu waktu aku pasti aku ingin dimanjakan sama mama, hehehehe lalu aku.
 teringat foto foto aku semasa SMP dulu haduh sangat memalukan jika dilihat itu sangat ALAY sekali. Dimana tanganku selalu menempel di mulut , ada lagi foto ku yang nempel di jendela kamar banyak deh yang menurutku itu sangat memalukan, hahhaha
          Udah ya ceritanya tentang perubahan fase alayku , aku mau lanjut nih siap -  siap buat sekolah takut tar terlabat dihari pertama ku. Sekitar 20 menitan aku bersiap siap di kamar, mama sudah menunggu ku dibawah untuk sarapan. 
Mama pun selalu memanjakanku mulai dari pakaian , makanan , bahkan peralatan mandi sekaligus. 
Mama memanggil ku saat itu,
 “Sayang hayoo cepat turun sini kita sarapan bareng – bareng uda semua kumpul nih”, 
 “iiaia mama lagi bentar aja nih sabarr!!”, sahutku..
mama nyolot juga akhirnya,
 “hayo uda siang ni emang mau kamu terlambat entar?” , 
Kalau dikatagorikan mama ku ini termasuk mama yang cerewet, tiap jam tiap detik tiap waktu dia ngoceh melulu terkadang aku merasa risih dengan sifat mama seperti ini aku membayangkan jika teman – temanku main kerumah lalu melihat aku yang selalu dimanjakan oleh mama, oh tuhan sungguh malu rasanya apalagi entar aku di antar mama sekolah membayangkan lagi pas turun dari mobil, mama selalu memberikan aku sebuah kecupan di kening ku dan selalu berpesan,
 “Jangan telat makan ya sayang, jajan gabole sembarangan”, 
dan selalu di akhiri dengan kata “I Love You Darling”,
 itu pun aku rasa sangat memalukan jika dilihat oleh semua isi sekolah.
Eiit Sobat, jangan berprasangka buruk dulu tentang mamaku , aku tau dia sangat memanjakanku, itu juga dia lakukan karna ia sangat sayang padaku dimana hanya aku anak laki – laki satu satunya dalam keluargaku. Tidak menutup kemungkinan maka dari itu mama ku sangat memanjakanku. Aku sangat mengerti bagaimana perasaan mama jika aku kenapa – kenapa dia pasti sangat sedih maka dari itu dia juga selalu ada waktu buat aku. 
Jika aku diizinkan oleh Tuhan kelak aku akan berjanji pada diriku sendiri aku akan membahagiakan mama ku dengan usaha dan keringat hasil jerih payahku. 
Dan aku berjanji, aku bersumpah kelak aku pasti bisa buat mama bangga. 
Jika ada Microphone yang sangat besar besar dan besar sekali aku  ingin mengucapkan seutai kata pada Pahlawanku  mama....... “I Love You so Much, You’re My Heroes” . 
Aku harap tuhan pun mendengarkan seutai kata yang aku ucapkan kepada mama, biar tuhan tau betapa aku sangat mencintai mama. 
Bahkan bagi ku Mama adalah pacar sejatiku dimana ia yang selalu bisa ada saat aku sedih, senang, bahagia, kecewa. 
Apapun itu dia selalu ada untukku. 
Ohya sobat, menurut kalian apa sih arti mama dia mata kalian? 
Apa sama dengan ku?
Mama adalah pahlawan yang sangat berjasa di kehidupan ku. Bagiku mama seperti karang, selalu kuat dengan deburan ombak seperti contoh ketika anak - anaknya bandel mama itu selalu bisa tersenyum buat sang anak, begitu besar kasih seorang mama keanaknya dimana ia disakiti dan ia selalu bisa mengeluarkan senyum manisnya. Nah itu lah yang membuat aku merasa mama itu seperti pahlawan yang sangat amat berjasa di hidupanku. 
Mama itu seperti mahkota emas yang sangat tinggi dan berharga nilainya
Mama itu hebat.
Mama itu kuat. 
Mama itu “Segalanya” bagiku sobat........

“Lembaran Kecil Untuk mu Sang Pahlawan Hidupku“
Mama... jika tiada kau aku pun tak berarti di dunia ini
Mama.... engkau lah penyinar terang dalam jalanku
Mama.... kau bagaikan Pahlawan yang selalu menjadi kebenaran dalam hidup ku
Mama, selalu lah ada untukku
Mama, selalu lah terangi jalaku
Mama.... selalu lah engkau menjadi Pahlawan yang menjadi panutan ku
Mama.... mama dan mama kau segalanya di hidup ku
I Love You So Much MOM

Sobat, udah dulu ya ceritanya soal Sang Pahlawan Hidup ku. Hehhe , 
Aku udah selesai bersiap siap, sekarang waktunya kebawah buat sarapan. Langkah pertama ku pun aku langkahkan untuk menjalani aktifitas hari ini, aku berlari menuju meja makan untuk sarapan bareng keluargaku yang sudah menunggu dari tadi. 
“Morning semuanya??”, ucapku..

“ih lo pagi –pagi uda sok imut banget sih?, kita uda lama nih nunggu lo”, 
Kakak pertama ku menyahut.... nadanya sedikit nyolot mungkin karna aku terlalu lama kali ya bersiap siapnya.
Disela sela itu mama memotong pembicaraan kami,
 “udah – udah gausa berantem masalah sepele kayak gni, ayoo lanjutin sarapannya!!”, 
dengan sedikit bentakan kami pun melanjutkan untuk sarapan. 
Aku duduk di samping kakak ku. Aku mengambil sepotong roti dan mengambil selai lalu mengoleskan selainya di roti yang aku pakai sarapan. Begitu enaknya aku rasakan roti saat itu entah kenapa akupun tak tau padahal aku rasa roti roti itu semua sama saja, tapi yang membuat roti ini terasa sangat enak saat itu mungkin karena kebersamaan.
      Sarapan pun selesai aku berangkat bersama mama dan kedua kakak ku sedangkan papaku berangkatnya sendirian karena jalur sekolah ku berbeda sama kantor papa. Mama berpesan kepada kami kalau sebelum jalan sekolah itu harus pamitan 
aku bingung ...

“pamitan? Pamitan sama siapa ma ?”, 
tanya ku sambil memasang wajah kebingungan.

Mama menjawab...
“Sayang, kalau kita keluar atau pergi dari rumah kita harus pamitan dulu sama tuhan jadi kita harus sembahyang dulu sebelum kita pergi atau keluar rumah gtuu...”, 
kata mama sambil tersenyum kepadaku.
Lalu aku bersembahyang dulu sebelum berangkat sekolah dan aku pun bergegas menuju mobil bersama kedua kakakku, karna pukul sudah menunjukkan jam 07.00 tidak lama mama pun mengikuti kami.
Takut terkena macet dan membuat kami telat sekolah mama pun menyetirnya gak seperti biasanya, ia menginjak pedal gas begitu genjotnya sehingga membuat mobil kami berada pada kecepatan 60km/ jam. 
“mama kok tumben ngebut gini?”, tanya kakak kedua ku. 
Mama hanya tersenyum saja...

 “mama mantan anak racing ya dulu?”, canda ku saat itu...
Dan mama hanya bisa tersenyum mebalas candaku.




Sekolah Baru ku


        Tidak terasa dalam perjalanan kami bercanda ria akhirnya aku sampai di sekolah baru ku.
Aku bergegas turun dari mobil, tidak lupa seperti biasa nya mama selalu mencium kening ku dan berkata “I Love You Sayang”, sambil ia tersenyum manis.
“mama!! Malu tau aku kan uda gede!!?”, sahutku saat itu
dan mama hanya terawa kecil di hadapanku.
            Sobat, inilah dia sekolahku yang begitu besar dan gagah terlihat dari luar, hampir lupa sekolah ku ini merupakan sekolah favorit lho yang ada di daerah ku sangat beruntung aku bisa bersekolah disini dimana banyak anak – anak yang lain selain aku yang sangat berharap ingin belajar dibangku sekolah ku ini. Aku merasa sangat bangga dan sangat berterimakasih kepada Tuhan karena berkatnya dan usaha gigih ku aku bisa menikmati bangku sekolah favorit ini.
Sudah dulu ya sobat tentang sekolah baruku ini tar kelamaan aku bisa telat lagi kalau tidak masuk kelas, hehehehe
             Aku melangkah kan kaki pertamaku disekolah ini, terasa begitu bersemangat karna aku akan bertemu teman – teman baru disini. Aku akan merasa senang jika nanti aku bisa mendapatkan banyak teman disini termasuk pacar sih.
Mulailah aku memasuki pintu gerbang sekolah ku ini, lalu aku menuju kelas baru ku yang dimana akan menjadi tempat belajar untukku menimba ilmu.
Sangat senang perasaan ku waktu itu melihat kelas baru ku yang begitu bersih dan indah, aku mengambil bangku nomer 2 dari kanan, aku tidak mau duduk terlalu depan karna aku merasa aku bodoh dan aku pun tidak mau duduk terlalu belakang karna aku tau nanti aku akan selalu bermain saja saat guru menerangkan. Maka dari perhitungan itu semua aku memilih bangku tengah saja dan aku ambil bangku nomer 2 dari kanan dan nomer 2 dari depan.
             Hari pertama aku sekolah, aku berkenalan sama teman teman baru ku, saat itu aku menghampiri satu teman karena aku sendiri disana dan tidak kenal siapapun.
“haii?!!”, ucapku lugu sama teman baru ku ini
“hai juga”, itu kata pertama yang keluar dari mulutnya sambil ia tersenyum ramah.
Sangat senang saat itu karna teman baru ku ini sangat ramah padaku, aku mulai berkenalan dengan dia menanyakan tempat tinggalnya, SMPnya dulu dimana dan tidak terasa kami ngobrol kami menjadi akrab. Ohya sobat teman baruku ini namanya Agung dia bertempat tinggal tidak jauh dari rumah ku namun dulu kita hanya berbeda SMP makanya aku tidak mengenalnya.
Aku menawarkan duduk bersamanya dan dia pun bersedia menerima tawaran ku dengan senyum yang ramah. “teeet.... teeett... teett” Tidak lama kemudian bel berbunyi menandakan aktifitas sekolah akan di mulai semua murid – murid memasuki kelasnya masing – masing kebetulan pada kelas ku muridnya berjumlah 32 orang. Wow cukup banyak yang akan ku kenal dan ku jadikan sahabat – sahabat baru ku disini.

Aku menyapa semua teman dikelas ku ini dan aku mulai memperkenalkan diri dari orang satu ke orang lainnya. Begitu pula dengan agung teman pertama ku disekolah ia pun sama memperkenalkan diri ke teman teman yang ada dikelasku.
Aku begitu banyak mempunyai teman baru sekarang mulai yang aku kenal dari Agung, Anggara, Arya, Eka dan lainnya.
Sobat, itu meraka yang akan menjadi sahabat – sahabatku yang akan selalu ada buat aku nantinya dimana aku lagi merasa senang, sedih.
Sobat, menurut kalian sahabat itu seperti apa sih ?
Apa sama dengan ku juga ?

“Sahabat itu ialah orang yang selalu ada dimana kita lagi merasa kesepian , sedih , senang , bahagia. Apapun keadaanya sahabat itu pasti ada untuk kita, jadi intinya sahabat itu ada buat kita saat suka maupun duka” 
"Lembaran kecil ku untuk mu Sahabat"
Sahabat, jadilah selalu tempat dimana aku merasa
senang - sedih, bahagia - kecewa,  
tertawa - menangis,kaya – miskin

Sobat itu dia makna sahabat bagi ku semoga kalian bisa menjadi sahabat seperti lembaran kecil itu ya karena hidup akan indah jika kita lalui bersama – sama.
          
      Kembali di dalam kelas tidak lama kemudian guru yang mendapat giliran untuk mengajar masuk ke kelasku. Semua siswa yang tadinya begitu ribut dan berisik seketika diam ketika guru itu masuk kekelas. Seperti biasa awal pembelajaran pasti didahului dengan perkenalan sebab pepatah bilang “tak kenal maka tak sayang”, tidak mau meninggalkan moment itu semua siswa menyambut dengan suka cita. Mulai dari pojok kanan depan seorang siswi memeperkenalkan diri lalu berlanjut ke siswa lainnya dan tibalah pada satu siswi itu ia adalah “Ayu” ia ayu seperti namanya wajahnya pun begitu sangat ayu di mataku. Memang dia siswi paling cantik di kelas menurutku aku sempat berprasangka kalau dia banyak yang suka, dan itu benar. Hampir sebagian dari banyak nya siswa laki – laki menyukai dia terbukti ketika ia memperkenalkan diri di kelas serempak semua mata siswa laki – laki dikelasku menatap dia dengan wajah berbeda dan itu pun termasuk aku, hehehehe.
Siswa cantik itu bernama lengkap “Ni Kadek Ayu Juniantari” begitu indahnya nama itu, dia semumuran dengan ku. Entah apa yang membuat para siswa dikelas bisa tertarik padanya ketimbang siswi lainnya yang ada dikelasku. 
Di mataku memang dia cantik, ramah dan tidak sombong. Pacar yang ideal menurut ku namun sehubungan banyak yang suka dengannya aku mengundurkan diri dari daftar mencarinya. Aku adalah sosok cowok yang sangat malu dengan lawan jenis bisa dibilang aku tidak pernah merasakan cinta sebelumnya.
Uda dulu nglantun soal Putri Cantik dikelasku, kini giliranku untuk memperkenalkan diri ke semua teman - teman ku termasuk guru baru yang mengajar di kelasku. Mulai dari memperkenalkan nama, tempat tinggalku, SMP ku dulu, hobbyku.
Nah mulai dari nama,
“hai teman – teman perkenalkan namaku I Made Maha Primananda Budi, kalian bisa kok panggil aku nanda...”,
kata - kata pertama yang terucap dari mulutku waktu itu.
“asal ku tabanan kota tepatnya Jln.Gunung Agung No.45 tabanan, aku berumur 15 tahun”,
sambung ku lagi. Kenapa aku bilang umr ku 15 tahun iya karna waktu itu kan aku kelas 1 SMA jadi umur ku masi 15 tahun, hehehehe
          Selesainya perkenalan waktu itu guru pun melanjutkan pelajarannya dengan memepersilahkan aku kan kawan – kawan baru ku untuk membuka buku halaman pertama. Pelajaran waktu ini kebetulan pelajaran Bahasa Indonesia salah satu  pelajaran yang aku senangi kenapa aku senangi tentu kalian bertanya bukan ?
     Ia aku suka pelajaran ini karena aku merasa ingin memahami dan memakai bahasa Indonesia yang baik dan benar menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia.
Sobat kalian tau apa cita – cita ku kelak, aku mempunyai cita – cita menjadi seoarang penulis, walaupun jauh dari kenyataan dan hanya baru angan – anagan saja tapi tidak membuat ku buat patah semangat untuk menjadi seorang penulis. Kenapa aku sangat ingin menjadi seorang penulis ? dan pastinya pertanyaan yang sama di benak kalian ia kan? hehehhehee
Menulis itu aku ibaratkan seperti burung yang berterbangan di langit yang begitu bebasnya mengeparkan sayapnya dan terbang kemana dia mau sama halnya dengan aku menulis, menulis itu bagi ku dimana aku merasakan sebuah kebebasan menuangkan semua emosiku , keluh kesah, semua yang aku rasakan aku bisa tumpahin dengan menulis namun bagi sebagaian orang menulis itu ada hal konyol yang hanya membuang waktu saja itu sebenarnya salah menurut ku definisi menulis bagi ku ialah dimana kita bisa meluangkan waktu kosong menumpahkan semua benak dan pikiran yang kita rasakan dengan menulis semua bisa kita tumpahkan disana, seumpama sebagian orang suka curhat tentang masalah, keluh kesahnya dengan temana atau sahabat tapi kadang kala sahabat dan teman tidak selalu bisa ada waktu dan tidak selalu bisa menemani kita untuk mendengarkan curhatannya kita namun dengan menulis dia selalu ada dan senantiasa terus menemani kamu mendengarkan curhatannya kamu dan dia pun rela untuk selalu mengenang masalah masalah yang kamu miliki. Itulah mengapa aku bisa nyaman dengan menulis bisa juga dibilang aku mempunyai perasaan sama menulis gila ia tapi itu yang aku rasakan.
Kembali ke pelajaran, di sekolah ku ini pembelajarannya sudah cukup efektif dimana sekolah ku sudah memakai proyektor untuk sistem pembelajrannya dimana disini diharapkan para murid – murid lebih diharapkan banyak belajar dengan power point jadi intinya kami belajar akan selalu kebanyakan presentasi.
Tidak terasa 2 jam berlalu dan pelajaran Bahasa Indonesia pun sudah selesai dilanjutkan istirahat, aku pun pergi kekantin baru juga tentunya ibu kantin yang sangat ramah menyambutku dengan rasa senang aku juga menerima sambutannya. Aku memesan satu menu favoritku yaitu  nasi goreng  dan es jeruk, cukup untuk menganjal perut ku yang sudah lapar ini. 
Istirahat yang pertama kali aku rasakan di sekolah baru ku cukup memuaskan dan akan membuat ku selalu merindukan menu itu, hhhehehe. Sobat kalian tau kenapa aku sangat menyukai menu itu? ia jelas aku suka kenapa iaa aku jawab sekarang kok, waktu itu sekitar umur ku masih berkisar 7 tahunan kira kira kelas berapa ya ? ohya rasanya aku waktu itu baru kelas 2 SD ia benar kelas 2 SD dimana waktu itu aku masih imut - imut nya dan sekarang halhasil berubah menjadi amit - amit, hahaha... lanjut  dimana waktu itu aku pulang sekolah sedangkan sesampainya aku dirumah tak ada seorang pun disertai dengan perut yang sangat kelaparan.
Dalam hati ku berkata, "kenapa ya tuhan kau berikan penderitaan seberat ini padaku?", (dengan wajah yang sangat hina). 
Untung saja saat itu aku memiliki seorang pembantu  yang sangat baik hati .. 
Dalam benakku, 
"apa ini malaikat yang akan membantu ku keluar dari kelaparan ini?", sambil ku melihat ke atas dengan senyuman kecilku yang sangat imutwaktu itu.
Pembantuku dengan senang hatinya menyambut ku waktu itu, 
“dedek.. uda pulang yaa ? maaf yaa tadi bibi kepasar jadi rumah sepi pas dedek pulang maafin bibi ya sayang? (dengan sebuah kecupan yang sangat sexy..uueeekk)”, 
Aku pun menyahut.
“ohh ia gpp bibi!!”, dengan nada sedikit judes sih (abis gue kelaparan)
“iaa, maafin bibi ya dedek, ia deh sebagai gantinya bibi ada sesuatu buat dedek pasti dedek suka, sana dedek bukak dulu bajunya gih”, sahut bibi waktu itu.
Sebernya dalam pikiran ku uda terasa ada yang gak bakal beres, aku berfikir 2 hal.. yaitu satu “ada sesuatu yang bakal aku suka” terus yang kedua “pasti aku puas”. Jangan – jangan ? (mulai berpikiran negatif)
Sambil jalan menuju ke kamarku, aku terus memikirkan hal itu apa arti sebuah teka – teki yang bibi kasi terhadap ku. Pas depan pintu kamar aku berhenti sejenak melihat kebawah apa yang sedang bibi akan lakukan padaku. “oh my god”, aku sangat ketakutan waktu itu..
Aku mulai membuka pintu kamar ku, “kiiyyyookk......” suara pertama saat aku mebuka pintu itu lalu aku bergegas melangkah kan kaki pertama ku menginjak kamar yang sangat aku cintai ini. aku mulai dari melepaskan sepatu, kaok kaki, langung baju sama celana setelah itu aku cepat – cepat memakai baju pengganti ku dan turun untuk mengetahui apa yang bibi berikan padaku saat itu. Aku sangat penasaran, aku berlari menuju kebawah dan berterik, 
“bibi... bibi.. bi .. biiiiii”, (dengan wajah yang begitu bersemangat)
Sesampainya aku dibawah, sudah tersedia sepiring nasi, nasi yang berwarna merah yang membuat ku sangat penasaran dalam hati ku mengatakan, 
“ apa bibi mau meracuni ku?”, sedangkan bibi yang berada disamping ku dengan senyum yang tak bersalahnya menyuruh aku memakan nasi berwarna merah itu.
“bibi, ini apa?, kok warna merah gtu?”, tanya ku pada bibi...
“dedek gatau ini apa?”, jawabnya dengan sedikit tawa
“kalo aku tau gabakal aku nanyak lagi bodoh -__-!!!”,
“ini namanya nasi goreng sayang, enak loh ....ini nasi goreng khas Jakarta yang bibi bikin, bibi paling jago ni kalo soal masak memasak kan mantan Master Chef”, sambil ia ketawa.
“beneran ini enak bi ? gada apa apanya kan?”, menyinggungnya sedikit.
“uust, dedek kok ngomong gtu sih?, bibi loh uda 5 tahun disini kerja.. ckckckc”, sahutnya dengan nada yang sedikit marah..
“iaia, maaf dedek kan gatau”,
“yauda makan!!!!”, suruh bibi padaku.
Oke ini cobaan yang pertama kalinya aku diberikan oleh Sang Pembantuku, mulai dari mengambil sendok yang ada didepan ku dan mulai mendekatkan nasi yang berwarna merah itu. 
“Slooooppp”, sendokan pertama yang ku ambil dan kuterjunkan di bibirku. Yap suapan pertama mendarat di bibirku, ini kunyahan pertama yang aku rasakan...... masakan itu terasa begitu enak, lidah ku seakan bergulat untuk merasakan enaknya nasi yang berwarna merah itu lalu aku terus melanjutkan untuk mengambil sesendok berikutnya dan dalam waktu 5 menit satu porsi Nasi Goreng yang bibi sajikan sudah abis ku lahap begitu cepatnya.
“bibi.. ini enak sekali!!!”,
“enak kan? Nyesel kan udah ng`walek bibi tadi?”, sindirnya
“iaia bibi, dedek minta maaf kan dedek Cuma jaga – jaga aja tadi”, ewerku padanya.
“entar kalo dedek mau lagi, tinggal bilang sama bibi aja ya”, tantangnya kepadaku
“oke kaptenn!!!!”.... gurau ku padanya
Itu dia pertama kali aku menyicipi yang namanya nasi goreng dalam hidupku, maka dari itu aku sampai sekarang sangat suka dengan masakan yang namanya Nasi Goreng apalagi buatan bibi ku ini Khas Jakarta berapa porsi pun pasti aku ladenin, Heheheh. Uda dulu ah cerita tentang nasi gorengnya, aku jadi laper nih sekarang, nahloo......
15 menit waktu istirahat yang diberikan sekolah pada semua siswanya untuk makan, minum dan lainnya. “teeett”, bel berbunyi menadakan pelajaran dimulai lagi aku pun langsung bergegas menuju kelas ku dan siap untuk menerima pelajaran selanjutnya.
Gak kerasa dalam pelajaran yang penuh canda tawa, pukul sudah menunjukaan jam 01.30 berarti untuk hari sekolah pertama ku sudah kelar dan bel pun berbunyi. Semua siswa bersiap siap untuk pulang kerumahnya masing – masing, namun dalam hati ku merasa sedikit sedih karena akan berpisah dengan teman – teman baru terutama aku berpisah sama Putri Cantik yang pasti akan ku rindukan. Tapi gapapa deh besok juga sekolah toh pastinya bakal ketemu lagi.
Aku memasukkan semua buku ku kedalam tas, aku berjalan keluar menuju pintu gerbang sekolah untuk menunggu jemputan yang akan menjemputku. Tanpa ku sadari  ternyata jemputan ku sudah ada di depan pintu gerbang sekolah ku. Saat itu aku jalan keluar sama Agung,  kebetulan saja jalan rumah kita serarah dan aku pun sempat menawarkan Agung untuk ikut bersamaku.
“gung, sini ikut gue jugaan kan jalan rumah kita searah?”, ajakan ku padanya
“ia, gausa nan gue bisa pulang sendiri kok”, sahutnya waktu itu 
“ia sini aja ih sombong lu nolak ajakan gue”, gurau ku saat itu
“iaa deh gue ikut tp asalkan lu traktir gue Ice Cream ya?”, candanya dia sambil menjulurkan lidah (udah kaya siluman aja si Agung)
“iaa gampangg!!? Hahahahha ”, tantang ku .....
Akhirnya agung pun mau menerima tawaran gue waktu itu untuk pulang bareng, dalam mobil banyak yang kita ceritain mulai dari cita – cita kita, kenapa kita milih sekolah ini dan ampe masalah cewek pun kita ceritain.
“lu jomblo nan?”, tanya'nya saat itu
“ialah jomblo kalo gue punya pacar gamungkin lu ada di mobil gue”, sindir ku
“gaya lu, hahahha. Kenapa lu jomblo?”,
“belom waktunya aja pacaran”, jawab ku sangat lugu
Dia hanya bisa tertawa saja saat mendengarkan jawaban ku waktu itu..
“serius lo ?, cckckckck parah sekali ya?”,  sahutnya lagi
“iaa loh, pengen deh gue ngrasain jatuh cinta itu kayak gmna ...”, jawab ku
“sini gue paparin sedikit tentang kenapa lu bisa jomblo gni ...”, 
Nah kenapa bisa lu bisa bilang belom waktunya? Disini gue mau memaparkan sedikit jenis jenis jomblo menurut spesiesnya yang gue tau:
1. Jomblo Mantan ,yaitu dimana posisi seseorang dalam keadaan yang masih sulit untuk melupakan mantannya. Sulit untuk move on ke hati orang lain karena alasan tertentu atau karna memang cinta nya dia ke mantannya sangat besar dan tulus.
Penyelesaiannya yaitu lu beri sedikit waktu untuk benar – benar lupa sama sang mantan lalu berusaha mencari penggantinya dengan mencari cari via dunia maya seperti Facebook, Twitter atau via teman dimana lewat teman, kita bisa menyuruh teman untuk mencari yang pas buat kita dan berusaha sebisa mungkin untuk melupakan dan membuang jauh jauh kenangan yang pernah di lewati bersama mantan.
2. Jomblo Gak Laku , yaitu dimana posisi seseorang dalam keadaan yang belum bisa di terima oleh lawan jenisnya karena unsur – unsur tertentu seperti bentuk dalam dan bentuk luar. Dimana bentuk dalam meliputi  “Gaya bahasa , sifat , karakter” sedangkan bentuk luar meliputi “Postur tumbuh yang kurang menurut sang gebetan, wajah yang tidak sesuai diinginkan oleh sang gebetan, penampilan yg tak matching di mata sang gebetan”.
Penyelesaiannya yaitu lu sebisa mungkin membenahi atau mempermak sedikit bentuk dalam dan bentuk luar diri lu supaya bisa di terima dengan lawan jenis yang diinginkan.
3. Jomblo Gengsi  , yaitu dimana posisi seseorang dalam keadaan tidak bisa menerima lawan jenisnya karena merasa malu dan karena tidak pas dengan seleranya.
Penyelesainnya lu berusaha menerima lawan jenis kita itu apa adanya dan mulai berkaca pada diri sendiri apa diri lu itu sudah lebih baik/bagus dari lawan jenis yang belum lu inginkan.  
   
“Itu salah satu pemaparan gue bagaimana penyebab lu jomblo. Gue harap dari pemaparan di atas lu bisa menilai diri lu sendiri, dimana posisi lu sekarang yang bisa menyebabkan lu menjadi pecinta yang gagal, hahahaha”, sindirnya waktu itu
Sangat membingungkan jika di pikir pikir waktu itu, di katagorikan dalam sebuah pilihan yang sama sekali aku tak mengerti.  Sudah lah aku tau Agung ini bakal jadi calon Playboy di sekolahku. Dan biarkan dia sajalah yang merasak enakanya menjadi Playboy aku mah gamau ambil resiko takut “Karma” boookk.
 Gak kerasa dalam mobil gue cerita panjang lebar sama Sang Calon Playboy ini mobil sudah berhenti di depan rumah Agung. Kami berdua sempat kaget kenapa mobil tiba – tiba berhenti eh ternyata oh ternyata kita uda di depan rumahnya Agung. Hehehe
Agung pun turun dan tidak lupa ia mengucapkam terimakasih padaku. Lalu setelah itu aku pun melanjutkan perjalanan ku menuju kerumah. Sekitar 10 menitan aku pun juga sampai dirumah tercinta ku aku turun dari mobil dan bergegas menuju kamar untuk ganti baju sekolah ku.

Pertemuan Pertamaku 

Sebelum aku masuk ke kamar, aku dihadang oleh seorang perempuan yang cantik jelita dan menggemaskan itu dia kakak pertama ku yang cantik dan sangat ramah. Sebut saja namanya Manika ia 5 tahun lebih besar dari ku sekarang ia masih kuliah di Universitas ternama di Bali. Kalau aku sekarang kelas 1 SMA jadi dia semester berapa ya ? ia benar sekarang dia semester 3, dia mengambil jurusan Kedokteran entah di bagian Dokter apa yang ia geluti di perkuliahannya sekarang aku kurang tau, hehehe
Menurutku dia kakak yang sangat baik sekali pada adik – adik nya terbukti dari sikap yang di tunjukkannya pada kakak kedua ku dan aku sendiri. Seperti contoh ketika kakak kedua sedang susah payah mengerjakan tugas nya kak manika sampai rela relain buang kegiatan kampus nya buat ngebantuin kakak keduaku. Ohya sobat kalian belum tau ya siapa nama kakak kedua ku?
Sini sini aku kenalin, ini dia kak Jelita ia kakak kedua ku yang menyaingi cantiknya kak Manika. Kenapa aku bilang menyaingi ?
Jelas dong hasil riset membuktikan, semua kakak – kakak perempuan ku melebihi cantiknya perempuan biasa  ia karena mereka memang berbeda dari perempuan – perempuan diluaran sana. Menurutku sobat kakak – kakak ku ini tidak hanya cantik di luarnya saja namun mereka juga cantik pada hati, perasaan, cinta semua deh keseluruhan kakak ku itu cantik.
Sobat jika kalian melihat kakak – kakak ku ini aku jamin terutama bagi para cwok cwok meraka pasti langsung suka sama kakakku. Tak heran mengapa setiap aku pinjem hape kakak – kakakku setiap menit setiap detik pasti ada aja nomber baru yang miss call. Sungguh kasian dia yang miss call ketauan pelitnya gak mau beli pulsa lebih buat deket sama cewek, ckckkckc hina.... sangat hina sekali ...
         

Sobat kalian tau cewek cantik itu sebenernya kayak gimana sih?
Menurut kalian gimana hayoo ?
Kalau pendapatku sih cewek cantik itu wajar atau relatif , namun yang membedakannya itu cuma 2 yaitu :
1)    Apa dia Cuma cantik di luarnya saja ?
                     Atau ....
2)   Apa dia cantik luar dalem nya ?
Kalo aku paparkan yaa,
1.     Pertama kalo cewek cantik luarnya aja kurang bagus sih ibaratkan handphone bekas deh sobat. Jika kalian lagi beli HP bekas nih jelas kan kalian lihat casing nya aja tanpa kalian periksa terlebih dahulu dalamannya? Lalu tanpa sepengetahuan kalian HP itu tiba tiba rusak ..
Itu dia sama kayak cwek, kalau cwek cuma cantik luarnya aja kemungkinan besar sih dia laku keras namun apa dia akan selalu baik atau ada niat tertentu sama pasangannya?
2.    Terus kedua kalo cewek cantik luar dan dalamnya ini yang sangat amat bagus menurut ku sobat.
Sebaliknya seperti handphone baru nih jelas kan casing sama dalamannya masi bagus banget (original) pasti perfect. Sama kaya cewek kalo cewek cantik luar dalamnya itu yang original pasti perfect deh dia bakal laku keras terus dalam hati dan perasaan dan imannya pasti baik sama pasangannya.
Nb:
Bukan maksud ku mengomentari spesies kalian ya, aku cuma memaparkan saja lhoo. Maaf maaf ni kalo ada salah dala pemaparan ku ini Cuma perumpamaan jika kalau bisa kalian itu bisa merubah diri kalian menjadi perfect ya di mata pasangan kalian. Cheers and peace ^_^
Jadi bisa di tarik kesimpulan bahwa, kalian bisa merubah diri kalian itu cantik luar dan dalamnya. Iya supaya kalian bisa keliahatan cantik yang sempurna baik di mata para cowok – cowok maupun Tuhan J
          Maka dari itu mengapa aku bisa menyebut kakak – kakak perempuan ku cantik nya melebihi cantiknya perempuan lainnya ia alasannya karena ia cantik luar dan dalamnya dimana kakak – kakak ku cantik dari segi wajah, penampilan di sertai dengan cantik dari hati, perasaan dan iman.
          Udah tentang cewek – cewek cantiknya, udah aku bilang cewek itu semua cantik kok, mari sobat kita lanjut lagi perkenalan kakak kedua ku nama udah terus kalo umur dia lebih gede 3 tahun dari ku jadi dia sekarang juga udah kuliah juga baru semester 1 sih dia ngambil jurusan Ekonomi di kampusnya. Kak Jelita ku juga termasuk kok dalam katagori kakak yang baik dimana dia sering dan rela buatin aku PR kalau aku enggak bisa, hehehe
Coba kalian bayangin kalau jadi aku bagaimana rasanya ? didampingi 2 cewek yang sangat cantik dan baik pula sungguh bahagia bukan ? hehehe
Namun kalian jangan berkecil hati ya, kalian cukup syukuri apa yang menjadi milik kalian dan satu lagi kalian harus bisa membuat diri kalian bahagia dengan apa yang kalian miliki tapi dengan cara kalian sendiri karena itu sebenarnya kebagiaan sejati.
          Lanjut ketika aku dihadang oleh kak manika, waktu itu ia sempat bertingkah seolah olah seperti di sinetron Indonsiar. Dia dengan tiba – tiba saja menghadangku dengan Burung Merpatinya.

“Wahai kau bocah ingusan?!!”, katanya saat itu pasaku

“ada apa ini?, kenapa kau menghalangi jalan ku sehingga aku tak bisa lewat!!”, jawabku dengan nada seperti mengisahkan  Drama

“sudah lah kau menyerah saja untuk kali ini!!”,
“mengalah kenapa kenapa?, aku tidak akan pernah mengalah sebelum km melangkahi mayat ku ini!!”,
(saat – saat menegangkan waktu itu aku alami dengan kak manika)
Sobat... sangat dramastis sekali kejadian waktu itu jika aku pikir – pikir  saat itu berbicara panjang lebar dengan kesan seperti Drama di Indosiar tapi ujung – ujung nya kak manika ngajak aku ke cafe nganterin buat ketemu teman kuliahnya.

“Sudahlah pertempuran ini , aku lelah!!”,

“dik , anterin kakak ke cafe ya entar malem?, bisa kan?”, ucap kak manika

 “gila, dramastis bgt lu Cuma ngajakin ke cafe isi drama – drama kayak di Indosiar aja, ckckckc”, 
(sebagian orang kalo nilai kakak ku ini gila bener – bener gila) -________-“

“iaia deh gue minta maaf adik ku yang paling cakep sedunia unyuk bunyuk”,

“iaia deh gue temenin, jam brpa?”,

“nah gtu dong baru adik kakak yg paling cakep , jam 6 yaa?”, (kegirangan)

Setelah kejadian itu aku pun melanjutkan perjalanan menuju kamar untuk mengganti baju sekolahku yang sudah berbau tidak sedap akibat drama yang konyol itu.
Waktu sudah menunjukkan jam setengah 6 berarti aku harus bersiap – siap dulu sebelum aku pergi sama kakak ku yang cerewet ini. Dan aku pun harus extra dandan aku pergi sama orang dewasa halhasil aku pun harus bisa menyaingi tampang kedewasaanya.
Mulai dari memakai kemeja, celana panjang, sepatu, jam tangan pokoknya yang menurutku dewasa deh aku pakai semua saat itu.
          Ketika aku keluar dari kamar, kak manika terkejut melihat ku seakan dia tak percaya kalau aku ini seorang nanda yang dulunya bocah ingusan dan sangat dimanjakan sekarang menjadi seorang pria dewasa yang sangat tampan dan menarik.
“gila... ini bereran lo dik?”,

“ia, emg knp ? kaget gtu ? gausa lebay deh!!”,

“amzing bener bener amazing lo bisa berubah jadi pria dewasa yang tampan dan menarik, kalo aja lo seumuran gue , bener dah gue mau jadi pacar loo!!”, sahutnya ngaco saat itu ..

“alah, biasain aja gausa lebay, ayok berangkat!!”, ajak ku padanya...

“ayooo cuss, pria dewasa!!”,

Sobat ... Kira kira 25 menitan aku berada di dalam perjalan menuju cafe tersebut. Pas pukul 18.30 aku nyampe depan cafe yang kak manika pake ketemu dengan temannya. Lalu kami turun dari mobil dan mencari tempat yang bagus untuk kak manika ketemu temennya.
          Setelah kita nunguu sekitar 10 menitan ada seorang cowok dan seorang cewek seumuran ku menghampiri kita. Tidak lama setelah itu kak manika tiba – tiba bangun dan menyapa kedua orang yang tak aku kenal sebelumnya. Oh itu teman kak manika ternyata yang udah di tunggu – tunggu dari tadi.
“hai , uda nunggu lama yaa ?”, temen kakakku memulai obrolan ini....

“engga kok , aku juga baru nyampe nih..”, balas kakak ku padanya..
Blalllabalablablabaablala....
baalbalbalablablabla

Entah apa yang mereka perbincangkan begitu lamanya sehingga aku merasa bosan saat itu. Dan mulai aku mengambil hape dari saku kiriku langsung saat itu update status twitter deh, aku update tweet gni : “gila ya berada di dalam spesies orang gagu”.
Saat itu banyak yang retweet tweetku, dalam hati berkata, “ni orang orang pada semua gila yaa kok serempakan ada dalam spesies orang gagu?”, saat itu sambil ku senyum senyum sendiri melihat hape dan tanpa kusadari kalau senyumanku menyebabkan kak manika tersadar bahwa aku tersenyum senyum sendiri bersama hapeku.
“eh, knape lu? Senyum senyum sendiri gtu? Pasti naksir ya sama adik pacar gue”,

“hah pacar? Berarti?”, sahut gue,,,,

Oh ternyata benar dugaan ku sobat sebelumnya ternyata kak manika engga ketemu sama temen tapi sama temen yang mesra alias pacar. Dia bernama kak Reno menurutku sih orang ny cool, dewasa iya, ganteng juga ia, kalo tajir ? jangan dibilang deh. Masuk banget dalam katagori pacar kak manika menurutku sobat.
Sempet dulu aku mendengarakan percakapan kak manika dengan papa, saat mereka lg ada di ruang tamu. Waktu itu aku masih kelas 1 SMP yang tergolong bocah banget. Pada saat itu aku dan kak jelita pulang sekolah barengan terus masuk ke rumah pas di ruang tamu itu kami melihat kak manika yang sedang di marah sama papa karena nilai ulangannya yang mendapat merah.
Papa mengira kak manika mendapat nilai merah karena ia akhir – akhir ini jarang belajar dan keseringan megang handphone nya, papa menjadi curiga semenjak kejadian itu dan papa selalu mengira kak manika lebih mentingin pacaran ketibang belajar. Maka dari saat itu lah kak manika dilarang keras oleh papa buat pacaran dulu.

“ehh, bukaaann salah denger lu bocah!”, sahut kak manika

“yeee, tak laporin papa lhooo!!”,

“ih”, sambil mata kak manika melotot ke aku

“uda – udah gausa berantem lagi”, kata kak reno

“tapi dia tuh yang mulai duluan beb”, sahut kak manika dgn nada kesalnya

“ye, salah sendiri dong siapa suru lu gabilang – bilang kalo udah punya pacar?”, jawab gue yang gak terima saat itu

“apaan sihh?, kaya lu gak pernah pacaran aja!”, balas kak manika

“uda – uda cukup debatnya”, kak reno menyimpang

“oke, gue bakal tutup mulut asalkan ada uang buat nutupin mulut gue ini”, tantang ku saat itu

“ih.. lo matre ya”, jawab kak manika

Tidak lama setelah itu pacar kak Reno tersadar bahwa dia juga mengajak adiknya, lalu ia pun memeperkenalkan ku dengan adiknya yang menurutku cantik dan manis itu.
Seakan akan kak Reno ingin mengalihkan perdebatan ku dengan kak manika saat itu dan dia pasti berharap supaya aku bisa tutup mulut entar sampai rumah dan tidak ngomong apa apa sama papa tentang kejadian ini.

“ohya hampir lupa, gue bawa adik gue kesini kasian dia dari tadi diem aja lhoo.”, kata kak Reno

“ia tuh kasian adik mu beb dari tadi Cuma diem aja ngliat kita debat”, balas kak manika

Dalam hati ku,
Dasar bukannya pake uang apa nutup ni mulut malah pake adiknya kak Reno buat nutupin mulutku emang adiknya kak Reno barang apa yang mereka pakai seenak mereka aja.
Dasaarr...... cinta .. segalanya ia bisa lakukan asalkan ia bisa selalu bersama.

“apa?!! Aku mau dikenalin sama adik kak Reno? Gagaga , gak mempan pake itu aku maunya sehelai uang buat nempelin di mulutku bukannya adik kak Reno tau”, jawab ku

“usstt, jgn ngomong sembarangan lu bocah, emang adik pacar gue apaan?”, bentak kak manika

“uda selesai dong , nanda sana kenalan sama adik gue cari tempat sana berduaan”, kata kak reno yang gak ingin mlihat kita brantem lagi
Kak reno pun menyuruh adiknya untuk mengajak ku mencari tempat disekitar cafe itu. Lalu adik kak reno pun mendekat dia berada pas dihadapan ku. Sobat.. tau kah km apa yang aku rasain saat aku berhadapan langsung dengan wanita yang sangat cantik ini ?
Aku sangat merasa malu, malu sekali karna dalam hidupku aku belum pernah berhadapan langsung seperti ini dengan wanita yang belum aku kenal dan ia sangat cantik. Wajah ku memerah, omongan ku jadi gak karuan mungkin pengaruh dari grogi dan nervous kali ya.
Dia menjulurkan tangan nya tepat di dada ku, dan ia berkata

“hai, kenalin nama ku Dinda”, dengan senyum yang sangat manis ia tunjukan saat itu

“haa... haa.. ju,, juu,, ga,aaa”, balas ku dengan sangat Grogi

“sini ,biarin kk ku sama kk mu berduaan kita cari tempat lain aja yukk?”, ajakannya padaku.

Sobat , tau kah kamu apa perasaan ku saat itu ketika aku pertama kalinya diajak ng’date di sebuah cafe yang sangat romantis oleh seorang cewek cantik?
Senang, malu, grogi , nervous itu semua campur aduk dalam benak ku, dan dengan polosnya aku pun menjawab ajakan nya dinda.

“ii,,iii...aaa ayukk silahkan”, jawab ku yang masi grogi

Kami pun meinggalkan kak manika dan kak reno dan bergegas mecari tempat disekitar cafe sana untuk kami berkenalan lebih dalam lagi. Saat itu kami memlih tempat yang tidak jauh dari kak manika dan kak reno.
“Disini aja duduknya kayak nya bagus deket lagi sama kakak reno ama kak manika”, ajak ku saat itu

“oke deh”, jawabnya dengan senyum kecil

          Kami pun duduk saling berhadapan, sungguh saat itu aku merasa tak percaya diri buat kenalan dengannya. Jalankan buat ngomong, ngeliat dianya aja aku sudah malu sekali.
Aku berdoa pada tuhan berharap ada malaikat yang membantuku dari kegelisahan ini utuk ku bisa berkenalan dengannya. “yatuhan yang maha esa, bantu lah hamba mu ini untuk berkenalan dengan bidadari yang kau utus buat menguji ku”, sambil ku melihat ke atas

“km kenapa? Kok liat atas mlulu? Emang ada apa?”, tanya dinda saat itu yang memperhatikan ku

“ooo,, endak endak gak ada apa apa kok”, balasku dengan grogi tentunya

“yakin gak ada apa apa? Perasaan dari tadi km aneh banget deh”, katanya dia padaku

“engga knpa kok , aku Cuma grogi aja soalnya ini pertama kaliny aku berkenalan dengang cewek”, jawab ku dengan wajah yang sangat polos

“masak? Jadi sebelumnya km belum pernah dong kenalan apalagi ketemu sama cewek?”, baliknya padaku

“hehe , iaa”, jawabku lagi dengar cengar cengir
Sungguh malu jika kita ditanya seperti itu oleh wanita. Seakan kita tidak mempunyai harga diri. Hina, memalukan saat itu yang aku rasakan jika boleh saat itu aku ingin sekali untuk menaruh mukak ku yang penuh malu ini di dalam saku ku dan tidak ingin memperlihatkan padanya.

“ohya nama mu siapa? Aku belum tau loh”, ucapnya padaku seakan ia ingin menyambung perbincangan kami
“iya aku lupa ngenalin namaku sama kamu. Namaku nanda”, jawabku
“oh nanda yaa, ?”,

Setelah beberapa lama kami ngobrol dan aku pun mulai terbiasa dan mulai menghilangkan rasa malu ku kami berdua menjadi akrab dan nyambung untuk suatu obrolan ini. Entah apa yang aku rasakan saat itu saat aku ngobrol sama dia yang awalnya sangat malu malu sekarang menjadi terbiasa dan aku bisa bilang aku cukup nyaman dengannya.
Tidak lama setelah itu kami pun saling tukar pin BlackBerry, mulai aku yang iseng menanyakan dengan suatu pancingan yang dia tak sadari.
Saat itu aku sengaja ngeluarin BBku, seakan aku ingin mencari perhatiannya dan aku pura – pura untuk mengecek apakah ada BBM masuk sehingga dalam pikiran ku dia pasti penasaran dan memintak pinku. Usahaku ini sukses sobat dan akhirnya dia pun menanyakan pinku.
Sobat taukah kalian bagaimana perasaan ku saat ia menanyakan pinya BBku, sumpah seneng banget. Pertama kalinya juga aku dimintai pinku langsung sama seorang cwe mana cwek ini cantik banget. Merasa sangat bangga saat itu aku merasa diriku itu seperti Vicky Nitionogoro yang sangat tampan dan macho serta keren.

Kami pun melanjutkan obrolan kami, dimana begitu banyaknya ada canda dan tawa di dalam obrolan kami, mulai dari kebiasaan buruk kami, kejadiaan yang sangat sial kami ceritakan. Sangat senang aku bisa berkenalan sama Dinda ini orang nya begitu sangat ramah dana nyambung kalo di ajak ngobrol.
Sempat aku berpikir, andai aku ia menjadi pacar ku kelak sungguh beruntung nya diri ku di dunia ini. medapatkan wanita yang sangat cantik, baik hati, ramah dan lucu masuk banget dalam kteria pacarku.
          Saking asiknya kami ngobrol tidak terasa waktu sudah menjelang malam saat itu sekitar pukul 09.00 malam tidak lama kemudian kak manika mengajak ku pulang.
Sungguh sedih dalam hati akan berpisah dengan Dinda, pikir ku kapan lagi aku bisa bertemu dengannya dan ngobrol bareng dengannya. Saat itu juga kak Reno mengajak Dinda pulang, mungkin sama dengan ku Dinda merasa sedih ketika kamu di ajak pulang sama kakak kakak kami, terlihat dari raut wajahnya ia terlihat begitu enggan untuk meninggalkan cafe itu.

“nandaa.. pulang yukk udah malem, tar ditanya papa lagi kalo pulang terlalu malam”, ajak kak manika saat itu

“kok cepet banget sih kak?”, tanya ku

“kok lu bilang cepet? Kita udah 3 jam diem di cafe ini bodoh”, sahutnya

“masak sih tiga jam?, gak kerasa kali”,

“ialahh lu gak ngrasain kan lu lagi bermesraan sama Dinda, ciiie”, ledek kak manika padaku

Sama dengan kak manika, kak reno mengatakan hal yang sama kepada dinda.
Kami sangat merasa sedih karena kami akan berpisah dan tidak tau kapan buat ketemu lagi, tapi untung sajaalah tadi Dinda sempet mintak pin ku dan kamu uda temanan di BBM jadi entar kami bisa deh lanjutin obrolan kamu meski lewat BBM.

“dinda, tar aku bbm kamu ya sampai rumah BB ku low ni”, ucapku padanya

“oke, aku tunggu”, jawabnya dengan senyum kecil

Aku begitu senang kertika mendengar jawabannya ia yang mengatakan akan menunggu BBM dari ku, mumgkin ini pertanda ia ada respon padaku?
Apa dia suka padaku?
Aku tidak tau, mungkin hanya dia dan tuhan yang tau saat itu bagaimana perasaanya padaku.
Lalu kami pun menuju mobil masing – masing kebetulan parkir mobil kami berdekatan dan kami bisa jalan sama sama menuju mobil. Seperti biasa mencari pasangan masing – masing menuju mobil. Kak manika sama kak Reno sedangkan aku sama Dinda. Dalam perjalanan keparkiran pun banyak yang kami omongkan dan sampai tidak terasa detik detik perpisahan kamu pun sudah menunggu, kami pun sampai di parkiran dan kamu menuju mobil masing – masing.
Sebelum aku ke mobilku aku sempat mengantar Dinda ke mobilnya dan ngucapain “Good Night, see you next time” saat itu dan Dinda hanya tersenyum manis.
          Aku bergegas menuju mobil dan menyuruh kak Manika untuk cepat- cepat supaya aku juga cepat sampai rumah dan siap untuk meluncurkan pesan via BBM kepadanya untuk pertama kali.



“lu kenapa sih aneh banget tumben tumbenan gni?”, tanya kak manika

“udah gausa banyak bacot, benerin tuh nyetirnya”, jawab ku

Dan kak manika hanya tersenyum kecil saat itu, sepertinya ia mengerti apa maksud ku cepat – cepat sampai rumah. Aku tidak mengiraukannya aku hanya fokus untuk sampai dirumah dengan selamat.
Sekitar 20 menitan aku sampai rumah, untung saja diperjalanan tadi tidak ada macet sehingga membuat perjalanan menuju kerumah ku lancar.
Sesampainya aku di depan rumah, langsung tanpa basa basi aku lari menju kamar dan tanpa mengganti pakaian ku yang tadi aku pake ke Cafe aku langsung mengambil charger untuk ku colokan ke hape ku yang sekarat ini.
Signal sudah menjadi EDGE berarti waktunya aku untuk meluncurkan pesan via BBM padanya.

Apa ini cinta?

Waktu itu sekitar jam setengah 10 aku meluncurkan pesan BBM padanya. DELIVERY kabar berita yang ditunjukan oleh BBM sungguh senang tahap pertama ku sukses lalu di ikuti dengan kabar berita di BBM ku kalo pesan yang aku kirim ke dia sudah di READ ini menandakan tahap kedua mun sukses dan berjalan lancar.
Aku sempat berpikir mungkin dia sudah dari tadi menunggu pesan BBM dari ku terlihat dari BBM yang aku dikirim sangat cepat dia READ saat itu.
Tidak lama aku menunggu ada BBM masuk dan tentu saja itu balasan darinya, yatuhan kenapa aku begitu senang saat itu ? Kenapa aku begitu sangat mengharapkan selalu dekat dengannya?

“baru sampai rumah ya?”, balasanya

“iaa nih , td juga kak Manika ngebut jadi cepet kan?”, balasku lagi

“ih nakal ya ngebut ngebut gtu”, candanya

“gpp kok kan ngantuk biar cepet bobo”, jaim ku keluar saat itu

Entah kenapa mulai aku bilang “ngantuk biar cepet bobo” sepertinya ada yang aneh dari dia. Mulai dari dia jawabnya jutek sekali dan banyak memakai emot emot *straight face* dan *Not Interested*.


Aku tanya padanya,
“km kenapa kok jutek gni?”,

Dia hanya menjawab “gapapa kok”,

Aku bilang padanya “aku gak bakal tidur sebelum kamu tidur duluan Princess”,

Dia hanya membalas dengan emot malu malu kucing.Mungkin karena aku bilang aku mau tidur dia menjadi sensitif ya. Wanita wanita dasar ingin selalu dimanjakan, hahaha
Aku tersenyum kecil saat itu melihatnya. Tidak terasa kami saking asiknya BBM’am jam sudah menunjukkan pukul 23.30 sudah larut malam, saat itu dia bilang kalau dia sudah mengantuk dan aku pun sama saat itu sebenarnya aku sudah mengantuk tapi aku malu bilang duluan sama dia takut tar dia ngira aku cowok cemen lagi jam segini uda bobok padahal bencong aj belum keluar, hehehehe
Sebelum tidur aku memberanikan diri untuk nelfon dia. 
Ttuu ttuuut ttuuuttt.
Aku menunggu dia mengangkat telfon ku dan menucapkan Haloo padaku...
Tidak lama setelah itu ucapan itu pun akhirnya muncul.
“halloo?!!, kenapa nanda kok nelfon malem – malem?”, tanyanya padaku

“engga kenapa kok,  Cuma mastiin apa km udah bobo, hehe”, jawabku

“belom kok, nanda belom bobo juga? Kan uda malem?”,

“ia kan nunggu km bobo duluan”, gombalku

“yaudah aku bobo sekarang tapi nanda juga bobo ya?”, ucapnya
“iaa deh klo dinda bobo skarang nanda juga bobo”,
(Padahal dalam hati gak pengen matiin itu telfon kan mumpung gratisan) hahahahha

“yauda aku bobo yaa”, balasnya

“oke princess, good night have a nice dream yooo”, ucapan selamat malam ku padanya

“okee, tnx good night too”, jawabnya
Dan telfon pun ia matikan saat itu.

Aku pun menyusul nya bobo berharap entar bisa ketemu di alam mimpi. Mataku udah setengah watt buat bukak pakaian yang aku tadi pakai ke cafe. Lalu aku menggantinya dengan pakaian tidur ku dan langsung menuju tempat perisistirahatanku.
Pagi pun menjemput ku seakan ia ingin mengantarkan ku untuk kembali beraktifitasa seperti biasa yaitu sekolah.
Kring kring kringg....
Bunyi jam alarm ku pagi itu, entah kenapa saat itu dipikiran ku aku ingin sekali mengambil hape dan melihat BBM apa ada kabar darinya.
Saat itu ada satu pesan di BBM ku dan itu ternyata dia. 

“Good Morning nanda”, pesannya.

Ternyata ia lebih rajin dari ku, dia sudah bangung duluan sebelum aku bangun “waduh rajin banget ni cwek” pikirku saat itu.

“good morning too dinda”, balas ku
Saat itu tidak ada balasan dari dia, kira ku dia lagi prepare soalnya ini kan hari biasa tentu nya dia sekolah. Aku memahaminya, dan aku pun bergegas prepare juga karna aku takut telat nantinya.
15 menit aku selesai prepare begitu juga dengannya, balasan dari dia pun masuk dan ia mnegatakan

“Mbb ya nan, td dinda prepare mau skolah soalnya”,

“iaa din, gapapa kok”, jawab ku

“km sekolah sekarang ?, kalo sekolah inget sarapan dulu yaa”, balasnya

“okee , kamu juga yaaa”, jawabku lagi

“ayokk sarapan duluu”, tantangnya

Kami pun melanjutkan prepare kami, kami sama sama menuju meja makan masing masing untuk sarapan. Aku pun bergegas memakai sepatu dan mengambil tasku lalu berlalri menuju meja makan dan cepat – cepat sarapan karna aku tidak ingin jauh dengannya.

“aku uda selesai sarapan”, bbm pertama ku

Tidak ada jawaban dari dia, mungkin  dia belum selesai sarapan atau mungkin dia langsung jalan sekolah saat itu. Lalu aku pun ikut untuk jalan sekolah dimana mama sudah menunggu ku di mobil.

Singkat cerita, aku mulai dekat dengannya mulai aku sangat rajin BBM dia telfon dia tiap menjelang tidur. Seiring berjalannya waktu entah apa ini aku tidak tau, rasa yang sangat nyaman jika ada di dekatnya. Perasaan pun itu tumbuh padanya.
Perasaan yang pertama kali aku rasakan, perasaan yang pertama kali aku tancapkan di sesosok wanita yang membuat aku sangat nyaman.
“Apa ini  cinta?”
Aku tak mengerti , sama sekali aku tak mengerti begitu sangat rumit melebihi rumus matematika yang pernah aku pelajari.
Aku tak tau , begitu sangat tidak tau , aku seperti dibuatnya dalam sebuah suasana baru yang aku tak tau ini suasana apa
Yang aku rasakan jika tidak ada kabar sedikit pun dari Dinda perasaanku bimbang menjadi gak karuan.
Aku sering bertanya pada diriku sendiri, apa ini cinta ?
Ini dia cinta yang kata sebagian orang membuat ”galau”?
Ini dia pahit manisnya sebuah cinta?
Ini lah kata kata yang selalu menghantui pikiran sekarang.
          Masalah itu datang ketika Dinda teringat kembali dengan mantannya yang dulu ia sangat cintai. Dia ingat bagaimana kisah cintanya bersama mantannya yang gagal dan berujung dengan kata “PUTUS”.
Dia selalu bercerita denganku tentang semua kenangan dan moment – moment yang pernah ia alami saat bersama mantannya ini. Mulai dari bagaimana ia pertama kalinya kenala dengan mantannya, tempat ia pertama kali ketemu, tempat favorit meraka semasa mereka masih memadu kasih sampai bagaimana cerita mereka bisa putus.
          Aku yang selalu setia menemani setiap curhatannya dia tentang mantannya, walau dia tidak tau kalau aku sangat sakit sakit sakit banget dengerin semua curhatannya dia itu. Aku berusaha menutupi semua sakit hati ku saat itu berusaha memberi solusi yang bermanfaat baginya yang bisa membuat ia tenang mendengarkannya. Selalu berusaha ada di setiap ia membutuhkan seseorang, selalu berusaha menjadi tempat sandaran ia ketika ia sangat sedih, selalu berusaha membuat ia tersenyum.
Hanya itu yang aku bisa lakukan sekarang. Hanya bisa memendam sendiri rasa sakit hati ku ini tanpa ia tau sedikit pun
          Mungkin ini yang dinamakan perjuangan cinta, harus ada pengorbanan yang musti kita lakukan demi melihat seseorang yang kita cintai bahagia bersama orang yang ia cintai.
Mungkin memang sakit untuk melihat orang yang kita cinta bersama orang lain, namun akan lebih sakit lagi ketika orang yang kita cintai tidak bahagia bersama kita.
Aku mulai belajar dari kata – kata tersebut aku paham aku cinta padanya aku akui aku sayang padanya namun bemum tentu juga ia sayang dan cinta padaku. Sakit memang ketika setiap harinya dia menceritakan soal mantannya itu namun aku berusaha tegar untuk menutupi sakitnya ini.
          Aku sempat bertanya – tanya pada tuhan, kenapa musti aku yang mesti merasakan ini yatuhanku? Begitu menyakitkan yatuhanku. Kata – kata ku dalam hati.
Mungkin juga memang benar kalau cinta tak harus memiliki cukup dengan melihatny bahagia dan tersenyum setiap hari itu tandanya kita sudah mencintai dia dengan setulus hati.
Cinta bisa membuat orang kaya menjadi miskin,orang pintar menjadi bodoh , orang kaya menjadi miskin , orang waras menjadi gila jika cinta itu disambut “Pecinta Palsu”. Aku takut aku sangat takut apa ini yang menyambut cinta pertamaku  Seorang Dinda yang aku puja – puja yang aku cinta setulus hatiku hanyalah seorang Pecinta Palsu?
Aku sangat sedih jika ini menjadi sebuah kenyataan, bahkan nantinya aku tiadak akan pernah merasakan cinta lagi. Aku tidak mau aku sangat tidak mau.

Tuhan ?
Salahkah aku mencintainya?
Salah kah aku bersamanya?
Yatuhan, aku ingin kau meberikan jalan yang menurutmu benar
Tunjukkan aku pilihan yang benar untukku mengetahui isi hatinya padaku
Jika memang dia mencitai ku seperti aku mencintainya, tolong biarkan aku untuk memilikinya....
Jika sebaliknya dia tidak mencintaiku, tolong bantu aku untuk melupakannya...
Mohon ku pada tuhan saat itu....
Aku terus meyakini diriku. Terus dan terus.
Aku terus bersabar untuk kali ini, dan aku yakin ada karma yang membalasku kelak. Dimana kelak aku bisa bahagia bersama Dinda.
Cinta , itu salah satu arti hidup yang salah satu para manusia di dunia ini mencarinya , mencari cinta itu sama hal nya dengan kita mencari ikan di laut , memasang jaring yang besar dan luas demi banyak nya ikan yg akan terperangkap. Bisa dikaitkan dengan hidup ini untuk mencari cinta. Semua orang memasang jaring jaring cintanya di setiap sudut untuk perangkap lalu membuat lawan jenis nya terperangkap tepat di jaring yg sudah ia pasang.
Seperti halnya yang dilakukan manusia seperti biasanya aku pun terus berusaha untuk memasang jaring jaring cintaku dengan cara aku terus selalu ada buat Dinda, selalu bisa merhatiin dia, selalu buat dia senyum itu harus aku lakukan demi mendaptkannya cintanya.

To Be Continue.........


Tidak ada komentar:

Posting Komentar